Jangan menyerah dalam belajar !

AMAL YANG TAK TERPUTUS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

sahabat saudaraku fillah…selama seseorang masih hidup, ia akan memperoleh pahala dari amalnya sendiri dan akan menjadi bekal baginya jika telah tiada. Tetapi ketika ia telah tiada, amal tersebut akan terputus dan sebab bagi pahalanya juga terhenti, kecuali 3 hal yang akan tetap mengalir :

1. Shadaqah jariyah

yakni sedekah yang manfaatnya tidak terputus karena banyak orang yang memperoleh manfaat dari sedekah tersebut sehingga ia akan terus memperoleh pahala walau ia telah tiada.

Misalnya: mendirikan masjid, mushola, sekolah, menyumbangkan Al-Qur’an,buku-buku, membangun rumah untuk para musafir, membangun sumur untuk umum dan amal lain yang bermanfaat bagi orang banyak.

2. Ilmu yang bermanfaat

contohnya : seseorang yang mengajarkan ilmu kepada orang lain dan bisa membuatnya berubah lebih baik, kemudian diajarkan lagi kepada pihak lain demikian seterusnya hingga banyak orang yang memperoleh manfaatnya. Maka ia akan tetap memperoleh pahala walau telah tiada. Dalam hal ini orang yang menjadi perantara tersebarnya ilmu akan memperoleh pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.

3. Do’a anak yang sholeh.

Do’a seorang anak akan sampai kepada orang tuanya. Apabila seorang anak berdo’a agar orang tuanya diampuni dosa-dosanya dan ditinggikan derajatnya di akhirat, orang tua akan memperoleh manfaat dari do’a anak tersebut. Karena orang tua adalah perantara lahirnya anak dan telah membesarkan serta mendidik anak sehingga menjadi anak yang sholeh, maka do’a anak tersebut akan dicatat sebagai amal selama anak terus mendo’akannya.

Sebenarnya bagi siapapun bisa mendo’akan orang lain yang telah tiada dan akan memperoleh manfaat dari do’a tersebut. Namun do’a seorang anak disebutkan secara khusus karena orang tua telah melakukan usaha untuk menjadikan anaknya dapat mendo’akannya.

Apabila orang tua kita muslim maka do’a yang kita panjatkan adalah memohonkan ampun untuk mereka. Namun apabila orang tua kita non muslim sepanjang masih hidup, kita dapat mendo’akan supaya Allah memberikan iman kepada mereka, tetapi tidak boleh memohonkan ampun untuk mereka.

Adapun mendo’akan orang tua yang telah tiada, para ulama sepakat bahwa do’a akan mendatangkan manfaat selama orang tuanya ketika hidup beragama Islam dan menjalankan perintah Allah sebagaimana mestinya….

Silahkan dishare.Salam santun erat silaturrahim dan ukhuwah fillah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: